Arsip Tag: analisis dampak lalulintas

Analisis Dampak Lalulintas di Negara Tetangga

Seiring perkembangan pengetahuan dan kesadaran akan pembangunan yang bertanggung jawab, berbagai model analisis dampak lalulintas telah diaplikasikan di seluruh dunia termasuk Negara tetangga yang masih berkembang seperti Thailand, Filipina, dan Malaysia dengan mengadopsi model yang telah dikembangkan di Negara maju.

Dibanding Filipina, Thailand lebih dulu menyadari pentingnya pengendalian tata guna lahan dan ini bisa dilihat dari adanya Undang-undang Perencanaan Nasional dan Kota (1975), Undang-undang Kontrol bangunan (1992), Undang-undang Konservasi Alam (1992). Tujuan utama dari aturan-aturan ini adalah membangun perencanaan terpadu dengan memperhatikan pembangunan skala mikro. Dalam aturan-aturannya ditentukan luasan dan skala pembanguan yang diperbolehkan. Namun demikian fokus aturan-aturan ini adalah untuk stuktur bangunan, konstruksi dan isu keselamatan. Di dalam aturan – aturan tersebut juga ditentukan bagaimana membuat jalan akses, jarak dan rabu-rambu lalulintas namun masalah analisis dampak lalulintas di Thailand dan Filipina pertama diperkenalkan dalam ruang lingkup dampak lingkungan. Dalam kaitan perhatian terhadap lingkungan, ditetapkan bahwa pembangunan dengan ruang parkir 300 satuan ruang parkir atau lebih dan area terbangun lebih dari 2000 meter persegi diwajibkan menyusun analisis dampak lingkungan serta melaporkannya kepada Bagian Pengontrol Lingkungan (Limapornwanich, 2005).

Limapornwanitch (2005) menyampaikan bahwa implementasi analisis dampak lalulintas di Asia Tenggara dihadapkan pada empat masalah utama yaitu institusi, tidak tersedianya prosedur/standar, kurangnya pengetahuan dan minimnya anggaran. Empat masalah ini terakumulasi menjadi masalah yang lebih besar yaitu tidak terkendalinya tata guna lahan.

bacaan lanjutan : Limapornwanitch, Karin, Cresencio M Montalbo, Jr, Kazunori Hokao, Atsushi Fukuda, 2005, The Implementation of Traffic Impact Assessment in Southeast Asian Cities : Case Studies of Thailang and The Philippines, Journal of the Eastern Asia Society for Transportation Studies

Iklan

Traffic Impact Studies

STUCK ON TRAFFIC

Since I’ve worked as an intern, I’ve always wondered what the traffic analyst, a transportation engineering major who just graduated, at our work does, although I understood that Traffic Impact Studies — often referred to as “the TIS” for a project — were required for projects that potentially impacted traffic within the cities or counties.

The Guidelines for Traffic Impact Studies in the City of Fresno (linked below) can be used an example. This document includes criteria used to determine if TIS’s are required on a project. Projects that need TIS’s require a traffic analysis to be performed based on the traffic conditions as set by Fresno’s current 2025 General Plan. The Traffic Engineering Department recommends Synchro, a traffic simulations software, for analysis for the TIS. There are many details mentioned that reinforce the document’s main assertion that the guidelines are meant merely as a guide and that only an…

Lihat pos aslinya 147 kata lagi

Konsep analisis dampak lalulintas

Konsep analisis dampak lalulintas awalnya dikembangkan di Amerika karena komunitas menyadari bahwa pengembangan pusat kegiatan baru selalu membebankan lalulintas baru pada jalan-jalan umum. Besar kecilnya pengaruh terhadap lalulintas yang telah ada ini tergantung pada intensitas dan karakteristik bangunan serta bangkitan perjalanan yang ditimbulkannya. Dengar pendapat (public hearing) diprakarsai pemerintah melibatkan pengusaha (pengembang pusat kegiatan baru), masyarakat dan konsultan pun dilaksanakan untuk mencari solusi terbaik bagi penanganan dampak lalulintas ini.

Lanjutkan membaca Konsep analisis dampak lalulintas