Arsip Tag: andalalin

Tahapan Analisis Dampak Lalulintas di Negara Maju

Di negara maju, tahapan analisis dampak lalulintas melalui tiga tahapan yaitu pra-analisis, analisis dan pembahasan, sebagai berikut:

Pra-analisis
Pada tahap pra analisis dibahas mengenai hal-hal sebagai berikut :

• Tataguna lahan membangkitkan lalu lintas (production and attraction)
• Besaran bangkitan tergantung kategori dan intensitas tataguna lahan tersebut (lebih kompleks lagi tergantung kepada aksesibilitas daerah, dan kompetisi dengan tataguna lahan sejenis; perubahan tata guna lahan (komersial, industri dan sejenisnya) menimbulkan kegiatan baru. (Lowry Based Model))
• Aktivitas dari tataguna lahan mempunyai daerah pengaruh (area of influence)
• Tiap kategori tataguna lahan mempunyai karakteristik aktivitas yang berbeda, dan waktu sibuk aktivitas tataguna lahan tersebut tidak selalu sama dengan waktu sibuk lalu lintas pada jaringan jalan dalam daerah pengaruhnya.
Pada tahap pra analisis ini disepakati bagaimana aplikasi, Kesepakatan Term Of Reference dan Memorandum of Understanding antara pengembang, pemerintah dan masyarakat yang mungkin terkena dampak.

Analisis
Pada tahapan analisis dilaksanakan pekerjaan sebagai berikut :
• Pengumpulan data sekunder ringkasan pembangunan berisi resume pembangunan, data pola perjalanan (tingkat bangkitan perjalanan dan asal tujuan perjalanan dari studi sebelumnya), rencana pengembangan infrastruktur transportasi sampai dengan design year.
• Pengumpulan data primer kondisi prasarana lalu lintas (jalan dan persimpangan) dan tata guna lahan di sepanjang jalan, pencacahan lalu lintas, pengukuran kinerja lalu lintas eksisting, frekuensi dan okupansi angkutan umum, pejalan kaki, serta tingkat bangkitan perjalanan pembanding.
• Analisis kondisi eksisting daerah studi yang meliputi: kondisi lalu lintas ruas, simpang dan jaringan jalan dalam daerah pengaruh.
• Penaksiran kondisi lalu lintas dengan dan tanpa pembangunan pada design year yang dimulai dengan analisis bangkitan lalu lintas, sebaran lalu lintas, dan pembebanan lalu lintas serta pendekatan rekayasa lalu lintas, pejalan kaki, dan angkutan umum.
• Upaya penanggulangan, berisi penanggulangan kondisi lalu lintas pada persimpangan, akses fasilitas henti angkutan umum dan pejalan kaki, serta parkir.
• Penghitungan beban tanggungjawab (kontribusi pengembangan dan pemerintah) di dalam perbaikan sistem.

Pembahasan
Pembahasan hasil analisis dampak lalulintas melibatkan semua instansi terkait dan melibatkan masyarakat (public involvement)

Iklan

Masalah Pelaksanaan Analisis Dampak Lalulintas di Indonesia

Di Indonesia pengaturan analisis dampak lalulintas belum sebaku analisis dampak lingkungan (Amdal). Di DKI Jakarta acapkali analisis dampak lalulintas (masih) dijadikan sebagai bagian dari analisis dampak lingkungan, khususnya sewaktu membahas aspek transportasi (Cahyono, 2010).

Seperti juga negara-negara di Asia, analisis dampak lalulintas di Indonesia awalnya dipandang sebagai bagian dari Analisis Dampak Lingkungan. Ini dapat dilihat dari kewajiban pengembang bangunan yang secara khusus tersirat pada Undang – Undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan – ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup, dalam salah satu pasalnya menyebutkan bahwa “setiap rencana yang diperkirakan mempunyai dampak penting terhadap lingkungan wajib dilengkapi dengan analisis dampak lingkungan yang diatur lebih lanjut dalam peraturan pemerintah”.
Selanjutnya dalam Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1986 tentang Analisa Dampak Lingkungan menjelaskan bahwa “setiap rencana kegiatan berupa pengubahan bentuk lahan dan bentang alam,……. wajib dilengkapi dengan penyaji informasi lingkungan” Lanjutkan membaca Masalah Pelaksanaan Analisis Dampak Lalulintas di Indonesia

Kurva Batasan Andalalin di Oregon (Impact Threshold Curve)

The purpose of an impact threshold curve is to provide one tool to help determine whether the “secondary” or unintentional impacts of Neighborhood Traffic Management Program (NTMP) projects are acceptable. These impacts are frequently in the form of increased traffic on adjacent, non-project, Local Service streets. Impact limitations are expressed as a curve because the level of impact that is considered acceptable will vary, depending on the characteristics of the street being impacted by the NTMP project.
Among the benefits of employing an impact threshold curve are:
a) residents of adjacent non-project streets are provided with some assurance that traffic problems on one Local Service street will not be solved by simply shifting the problem to other Local Service streets;
b) the curve can be translated into a table where the impact limit on any given street can be quickly and easily identified; and
c) the impact curve provides a quantifiable and objective standard for measuring the success or failure of a project.

Lanjutkan membaca Kurva Batasan Andalalin di Oregon (Impact Threshold Curve)

Traffic Impact Studies

STUCK ON TRAFFIC

Since I’ve worked as an intern, I’ve always wondered what the traffic analyst, a transportation engineering major who just graduated, at our work does, although I understood that Traffic Impact Studies — often referred to as “the TIS” for a project — were required for projects that potentially impacted traffic within the cities or counties.

The Guidelines for Traffic Impact Studies in the City of Fresno (linked below) can be used an example. This document includes criteria used to determine if TIS’s are required on a project. Projects that need TIS’s require a traffic analysis to be performed based on the traffic conditions as set by Fresno’s current 2025 General Plan. The Traffic Engineering Department recommends Synchro, a traffic simulations software, for analysis for the TIS. There are many details mentioned that reinforce the document’s main assertion that the guidelines are meant merely as a guide and that only an…

Lihat pos aslinya 147 kata lagi

kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan andalalin

aturan mengenai analisis dampak lalulintas (andalalin) yakni undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ sudah jelas menyebutka bahwa setiap rencana pembangunan wajib dilakukan andalalin tapi prakteknya sampai saat ini belum sepenuhnya bisa dilaksanakan. sekalipun sudah dilaksanakan, beberapa daerah Provinsi, Kabupaten / Kota mempunyai aturan yang belum seragam dalam pelaksanannya. ini seringkali menyulitkan para investor untuk pengembangan usahanya.

biarlah perbedaan kebijakan ini menjadi homework untuk pemerintah (pusat, kabupaten/kota) karena kita perlu sadari bahwa kita hidup di negara berkembang yang mana pelaksanaan aturan masih dalam proses perkembangan juga. yang penting adalah untuk kita masyarakat pengguna terutama anda yang berniat berinvestasi. hal penting yang pertama harus anda ketahui adalah kebijakan daerah dimana anda akan berinvestasi. anda bisa melihat aturan-aturan yang ada (peraturan daerah, peraturan gubernur/walikota/bupati) dan bagaimana aparat pemerintah melaksanakan aturan-aturan itu, barulah kita menyesuaikan diri… 🙂

 

//